• Sen. Sep 26th, 2022

Diduga Air Laut Tercemar, Nelayan Pesisir Kec.Sawa dan Motui Mengalami Ganguan Kesehatan

ByAras Moita

Des 11, 2021

Gambar Ilustrasi Pencemaran Air Laut

ANOAPOS.COM – Sepanjang pantai Laut Teluk Lasolo Kabupaten Konawe Utara (Konut) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) kini meresahkan masyarakat khususnya beberapa nelayan yang berada di pesisir pantai Kecamatan Motui dan Kecamatan Sawa.

Dari informasi yang diperoleh Media, Masyarakat nelayan yang beraktivitas menangkap ikan di laut wilayah Teluk Lasolo, mereka telah mengalami gangguan kesehatan kulit yang diduga akibat pencemaran lingkungan.

” Sejak akhir bulan november 2021, Sampai sekarang air laut masih terasa gatal di badan kita jika turun melaut cari ikan . Kami menduga, perairan teluk lasolo sedang tercemar zat kimia yang mungkin akrivitas tambang dan industri ” kata beberapa nelayan asal kecamatan sawa yang tidak igin dimediakan identitasnya.

Baca juga -->  Kasat Intelkam Polres Konut, Berganti

Sama halnya, nelayan di wilayah pesisir kecamatan motui juga mwngalami hal yang sama. Siantaranya adalah, selain badan gatal, kulit juga ada yang ikut terkelupas akibat menyentuh air laut.

“Iya betul, air laut diwilayah kecamatan sawa ini juga meresahkan kita, karena selain rasanya gatal-gatal bila tersentuh air laut, juga adami yang badanya terkelupas setelah habis mandi di laut . Kami berharap, mudah-mudah semua pihak terkait bisa mengambil langkah -langkah nyata didalam menyahut keluhan masyarakat” ungkap salah satu warga Desa Tongauna kec.Sawa saat dikonfirmasi Anoapos.com pada Sabtu (11/12/2021).

Baca juga -->  Pemda Konsel Memacu Pelaksanaan Vaksinasi Booster

Diketahui, selain orang dewasa , ada anak-anak warga nelayan juga mengalami ganguan kesehatan kulit setelah mandi-mandi dilaut pesir wisata Desa Panggulawu. Kemudian, selain berdampak terhadap kesehatan kulit, hasil tangkapan ikan bagi nelayan juga ikut menurun drastis hingga mencapai 60 persen selama dua pekan terakhir. (Red.)

Aras Moita
Author: Aras Moita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.