• Sen. Sep 26th, 2022

JPKP Nasional Meminta Polda Sultra Lidik Penambangan Pasir di Kec.Morosi

ByAras Moita

Des 17, 2021
Ketgam, Aktivitas penambangan pasir silika di Desa Besu Kec.Morosi. foto : JPKPN .

ANOAPOS.COM, KONAWE–Aktifis Relawan Jokowi , Dewan Pengurus Daerah Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan Nasional (JPKPN) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Prihatin terhadap aktivitas penambangan galian C yang diduga illegal (tidak mengantongi IUP) yang tersebar di desa besu Kecamatan Morosi Kabupaten Konawe.

Hal itu sebagaimana dikatakan oleh Woroagi Ketua DPD JPKP Nasional Sultra kepada Anoapos.com pada Jumat (17/12/2021).

“Kami sangat prihatin dengan maraknya tambang penambangan golongan C jenis pasir diwilayah Desa Besu. Yang kemudian ada indikasi pembiaran dari oknum aparat penegak hukum dan penegak Perda. Padahal itu jelas melanggar perundang-undangan,” ungkap Woroagi.

Baca juga -->  Ruksamin Bareng Ketua DPD Partai Demokrat Safari Ramadhan

Menurutnya, Atas nama lemabaga JPKP Nasional meminta Aparat Penegak Hukum (APH) dalam hal ini Kepolisian Daerah Sultra untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait dugaan aktivitas l tambang pasir silika yang belum mengantongi izin ( IUP ).

Ketgam, Tumpukan pasir hasil penambangan di Desa Besu Kec.Morosi.

” Sesuai undang-undang nomor 3 tahun 2020 tentang pertambangan mineral dan batu bara yang bunyi nya semua kewenangan perizinan dan pertambangan, berada pada pemerintah pusat. Kemudian ditegaskan bahwa tambang tidak boleh beroperasi sebelum ada izin meskipun izin sudah dalam proses pengajuan,” ujarnya.

Baca juga -->  Terdampak Kenaikan BBM Melambung Tinggi, Kapolres Konut Salurkan Bansos

Akan tetapi, Woroagi menambahkan bahwa aktivitas yang jelas-jelas diduga melanggar hukum itu, tetap saja langgeng beroperasi yang selanjutnya menjadi tanda tanya, kemana aparat penegak hukum dan Pemkab konawe??.

Pasalnya, Segala bentuk kegiatan yang bersifat ilegal, wajib berurusan dengan pihak yang berwajib dan layak mendapat sanksi hukum.

“Aktivitas Penambang Pasir di Desa Besu telah menggunakan Alat Berat dan tidak tersentuh Hukum, dan kami menilai seolah-olah ada pembiaran dari Aparat Penegak Hukum dan Pemda Konawe,” tutup Ketua DPD JPKP Nasional Sultra tersebut.

Diketahui, Sampai berita ini ditayangkan, Pihak penambang pasir di wilayah Desa Besu Kec. Morosi belum dapat memberikan keterangan Pers. (Red./Wr)

Aras Moita
Author: Aras Moita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.