• Sen. Sep 26th, 2022

Ruksamin Memaparkan Materi Workshop Regional

Ketgam, Bupati Konut, Ruksamin (tengah) sedang memaparkan materi-materi workshop regional pada Selasa (01/02/2022). foto : Fk

ANOAPOS.COM | KONUT – Perusaahaan Umum Daerah (Perumda) Konasara Kabupaten Konawe Utara (Konut) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), hari ini telah menggelar kegiatan Workshop bekerjasama dengan PT. Aneka Tambang.Tbk. (PT.Antam).

Kegiatan Workshop Regional tersebut atas tindaklanjut kerjasama dana hibah CSR PT. Antam Tbk UBPN Konawe Utara dengan Tema “Resolusi Konstitusional Sengketa Pertambangan Menuju Tata Kelola Pertambangan yang Baik dan Berkeadilan” yang dilakasanakan di Aula Hotel Grand Ina Desa Mataiwoi Kecamatan Andowia.

Wilayah Kabupaten Konawe Utara memiliki Sumber Daya Alam (SDA) Pertambangan yang cukup melimpah, namun sejauh ini belum dihilirisasi untuk menciptakan nilai tambah bagi daerah sehingga menghambat ketercapaian lapangan pekerjaan yang besar dan pengurangan angka kemiskinan. Untuk itu hilirisasi dianggap sangat perlu dilakukan dengan kunci membuka investasi.

Baca juga -->  Tokoh Perempuan Bajau Juara 1 Kompetisi yang Diadakan SEVIMA dalam Workshop Nasional

Dari persoalan itu, Pemerintah Daerah (Pemda) bersama Perumda melakukan upaya agar adanya rekonsiliasi secara transparan data PNBP antara Kementerian terkait dengan Pemerintah Daerah.

Ketgam, situasi kegiatan Workshop Regional .

Bupati Konut, Ruksamin dalam sambutannya sekaligus saat membawakan materinya mengatakan Mindset kita saat menyoroti permasalahanan khususnya di pertambangan masih berdasar pada regulasi yang lama padahal seharusnya kita melihat peraturan yang baru, dan itu memang sudah peraturannya.

” Saat ini kita melihat perubahan regulasi pertambagan terus berubah yang hingga kini seluruh kewenangan sektor pertambangan berada di Pusat, akan tetapi kita masih dapat berupaya dan mengambil peran,” kata Bupati Konut 2 periode ini.

Ruksamin menambahkan, Saya harap kegiatan hari ini bisa menjadi wadah dan media antara pelaku usaha pertambangan, saudara-saudara pemerhati lingkungan, dan stakeholder dengan pemerintah bisa menghasilkan sesuatu untuk mewujudkan konawe utara yang sejahtera dan berdaya saing,” harapnya.

Baca juga -->  Tim Gabungan Berhasil Menemukan Nelayan Asal Desa Barasanga

Untuk diketahui, Materi-materi yang menjadi topik dalam workshop itu adalah sebagai berikut :

1.) Kepala Kejaksaan Tinggi Sultra : Penyelesaian Sengketa Tenurial dan Agraria dalam Konteks Pengelolaan Sumberdaya Tambang.

2.) Kepala Kepolisian Daerah Sultra : Pokok-pokok Ketentuan dan Penegakkan Hukum dalam Pengelolaan Sumberdaya Tambang.

3.) Bupati Konawe Utara (Dr. Ir. H. Ruksamin, ST., M.Si., IPM., Asean.Eng) : Potret Dinamika Pengelolaan Sumberdaya Tambang di Kabupaten Konawe Utara.

4.) Dirut Perumda Konasara (H. Yusran Taridala, SP) : Perspektif Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Lokal dalam Pengelolaan Sumberdaya Tambang.

Aras Moita
Author: Aras Moita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.