DAERAH  

Jalan Trans Sulawesi Rusak, Diduga Akibat Pengangkut Tambang Batu Golongan.C

Ketgam, mobil Dump truk sedang melintas di jalan trans Sulawesi tepatnya di Desa Tondowatu kecamatan motui (kiri). Ruas jalan trans Sulawesi yang baru dikerja sudah kembali rusak.

ANOAPOS.COM | KONUT – Baru menjelang 3 bulan Proyek Pengaspalan Jalan Trans Sulawesi di Kabupaten Konawe Utara (Konut) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) , Ruas jalan sudah mulai retak dan rusak.

Kerusakan badan jalan aspal yang terlihat sepanjang beberapa titik jalan sudah mulai rusak dan retak dengan kedalaman mencapai 5 Cm, sebagaimana yang terlihat pada beberapa gambar, kerusakan tersebut di duga adanya aktivitatas beberapa Perusahaan Penambang batu Galian ‘C’ yang beraktivitas di Wilayah Kecamatan Sawa dan Motui .

BACA JUGA:  DPD JPKP NASIONAL SULTRA MELAPORKAN PT.PNS KE POLDA SULTRA
Ketgam, Badan jalan trans Sulawesi , kini rusak dan diduga keras akibat aktivitas pemuatan batu puluhan ton.Senin (14/03/2022).

Untuk Kecamatan Motui, salah satunya di Desa Tondowatu, pelaku usaha yang bergerak di Industri galian C kurang lebih 10 Perusahaan, dengan menggunakan Kendaraan Dum-Track 10 Roda dengan Volume beban berat Kendaraan di duga mencapai di atas 10 ton, dengan hitungan jarak waktu lintas/5–10.menit bila bersamaan.

BACA JUGA:  Massa Lembaga Aliansi Bersatu Meminta IPPKH PT.KMS 27 ,Dicabut

Selain dampak kerusakan pada Jalan Negara yang di timbulkan usaha galian C didaerah tersebut , Juga dugaan tidak mengantongi IUP serta Izin Lintas Jalan Nasional, dan IPPKH dari pihak terkait.

Dugaan ini timbul , saat se orang Warga mengambil Kayu buat bahan rumah keluarga, namun Polisi Khusus Dinas Kehutanan melakukan pelarangan bahwa tempat pengambilan kayu tersebut masuk kawasan hutan yang hari ini menjadi aktivitas penambangan galian C.

BACA JUGA:  Kepala Staf Korem 143/HO Pimpin Apel Gelar Pasukan dalam rangka Kunjungan Kerja Presiden RI di Wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Chat Redaksi