• Sen. Sep 26th, 2022

Menjelang Bulan Suci Ramadhan, Pemda Konut Antisipasi Ketersediaan Minyak Goreng

ByAras Moita

Mar 23, 2022
Ketgam , Tim Terpadu Pemda Konut sedang melakukan pendataan pelaku usaha Minyak goreng di Kec.Sawa pada Rabu (23/03/2022).

ANOAPOS.COM | KONUT – Menjelang bulan suci Ramadhan 2022, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Konawe Utara (Konut) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) , saat ini sedang melakukan antisipasi ketersediaan stok Minyak Goreng (MG) tetap tersedia di Masyarakat.

Salah satu langkah upaya Pemda Konut yaitu terlebih dahulu dilakukan pendataan para pelaku produsen minyak goreng curah pada tingkat perdesaan dengan tujuan pemberdayaan masyarakat , baik perorangan maupun kelompok UKM.

Ketgam, Tim Terpadu yang di komandoi Asisten II Pemda Konut saat melihat langsung proses pembuatan Minyak Goreng Curah di Kec.Motui, Rabu (23/03/2022).

Hal itu sebagaimana dijelaskan oleh Bupati Konut H.Ruksamin melalui Asisten II Konut Konut,H.Muhardi Mustafa saat memimpin Tim Terpadu dalam rangka pendataan produsen minyak goreng yang dimulai dari Kecamatan Motui sampai Kecamatan Molawe pada Rabu (23/03/2022).

” Sebagai langkah antisipasi agar ketersediaan minyak goreng didaerah ini, kita turun langsung melihat dan mendata masyarakat yang sedang memproduksi minyak goreng curah. Tentu kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui langsung seberapa banyak hasil produksi harian di wilayah konut dan sekaligus kita bisa membantu masyarakat pelaku usaha agar memproduksi minyak lebih besar,” kata H.Muhardi Mustafa yang diketahui sebagai ketua tim terpadu Pemda Konut.

Menurut Ketua PBSI Konut tersebut, H.Muhardi Mustafa menambahkan bahwa , selain menjaga ketersediaan barang juga harga jual minyak goreng industri tetap stabil serta harga minyak goreng curah harus tetap kompetitif.

Baca juga -->  Ruksamin Memaparkan Materi Workshop Regional

” Untuk data sementara, produksi minyak goreng curah yang diproduksi oleh masyarakat ,rata-rata bisa mencapai 5 liter perhari dengan harga mulai Rp.20.000 sampai Rp.25.000 per 500 mili liter dari pelaku usaha mandiri, meskipun kita ketahui masyarakat membuat minyak goreng dengan peralatan yang sederhana dan modal yang sangat kecil. Nah insha Allah dengan peran seluruh semua tim terpadu ini , kita mendata dan berkomunikasi langsung dengan para pelaku usaha yang kemudian nanti akan dibantu apa kendala-kendala masyarakat seperti alat pengolahan minyak, pengemasan dan tidak luput dari bagaimana hasil produksi mereka , sehat dan berkualitas sehingga pemasaranya bisa bersaing dan terjangkau oleh masyarakat,” ucapnya.

Pasalnya, hasil produksi minyak goreng didaerah ini akan diekspansi sampai ke masyarakat umum khususnya di daerah Konawe Utara.

Baca juga -->  Bupati Konut Pimpin Rakor Penyambutan Wapres RI

Sementara itu, Kadis PMD Konut,Hj.Alisa menambahkan bahwa pihaknya juga menghimbau para Kepala Desa untuk membantu masyarakat pelaku usaha .

” Dengan anggaran Dana Desa tahun ini, Pemdes bisa membantu bagi masyarakat desa yang sedang melakukan usaha produksi minyak goreng,” harapnya.

Untuk diketahui, Pemda Konut dibawah kepemimpinan Ruksamin -Abuhaera telah membetuk Tim terpadu yang terdiri Asisten II , Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) , Dinas Perkebunan, Dinas Sosial dan Dinas Koperasi dan UMKM Konawe Utara.

Atas perintah khusus Bupati Konut, Tim Terpadu tersebut langsung menyasar ke titik sentra produksi minyak goreng di Kecamatan Motui sampai Molawe sekaligus melakukan pendataan harga minyak goreng di daerah Konut.

Aras Moita
Author: Aras Moita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.