DAERAH  

Pelaksanaan Pembangunan Desa Banggarema, Disorot Warga

Ketgam, acara kegiatan rapat klarifikasi oleh Inspektorat dan DPMD konut kepada pemerintah Desa dan Masyarakat Desa Banggarema pada Selasa (12/04/2022) .

ANOAPOS.COM | KONUT – Pelaksanaan program Pembangunan di Desa Banggarema Kecamatan Andowia Kabupaten Konawe Utara (Konut) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), kini disorot warga setempat.

Hal itu terungkap saat warga masyarakat Desa Bangarema melalui Forum Aliansi Masyarakat Bersatu Desa Banggarema mengeluarkan pernyataan sikap mosi tidak percaya kepada Kepala Desa.

Didalam penyataan sikap itu dituangkan dalam bentuk tertulis , diantaranya :

  1. Lanjutan pembangunan masjid Al-Muhajirin tahun 2021, diduga tidak sesuai Anggaran.
  2. Realisasi fisik penggunaan anggaran Dana Desa tahun 2020 dan 2021 , Diduga tidak sesuai anggaran.
  3. Kinerja Pemerintah Desa Banggarema (Kades) tidak transparan penggunaan Dana Desa sesuai peruntukannya dan masih banyak pekerjaan mangkrat.
  4. Penggunaan aset desa sebagai sumber PAD Desa kemana arah penggunaannya.
  5. Tata kelola pemerintah Desa Banggarema diduga Amburadul.
Ketgam, Masjid Al-Muhajirin Desa Banggarema

Selaku Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Banggarema, Ir.M.Adnan,M kepada media Anoapos.com pada Rabu (13/04/2022), dirinya menjelaskan bahwa adanya mosi tidak percaya dari masyarakat Desa Banggarema kepada Pemerintah Desa, ini disebabkan karena Pemerintah Desa dinilai tidak transparan dan banyak kegiatan pembangunan yang tidak melalui proses musyawarah bersama.

BACA JUGA:  BUPATI RUKSAMIN PIMPIN APEL GELAR PASUKAN

” Sejak tahun 2020 sampai 2021, saya tidak pernah mau menandatangani dokumen. Mulai dokumen RKPDes, APBDes dan LPJ Desa saya tidak mau tanda tangan karena banyak yang tidak sesuai aturan dan regulasi yang benar,” ungkap Ketua BPD Banggarema.

Pasalnya, sorotan masyarakat terhadap pelaksanaan pembangunan di Desa Banggarema ini, sudah dilaporkan kepada BPD dan kemudian dilanjutkan ke Pemerintah Daerah, Polres Konut dan Kejaksaan.

BACA JUGA:  DPD PJI SULTRA Genjot Persiapan Pelantikan

” Sebagai perwakilan masyarakat, kami berharap agar laporan itu dapat diproses sesuai hukum yang berlaku,” harap M.Adanan.M saat memberikan keterangan kepada Media.

Menyikapi hal tersebut, Kades Banggarema inisial LS saat diklarifikasi Anopos.com melalui WhatsApp pada Rabu (13/04/2022), dirinya langsung mengklarifikasi serta menjelaskan bahwa Kemarin, saya undang semua warga desa banggarema ,termasuk BPMD, Isfektorak turun klaripikasi tentang laporan masyarakat dan semua laporan sudah terjawab.

Adapun kelanjutanya, nanti mereka turun periksa khusus dari isfektorak untuk lebih detailnya.

Ditambahkan, Karena masyarakat yang tidak pernah memahami tentang kinerja kepala desa, bisa saja dia mengikut-ikut tanda tangan dan semua yang bertanda tangan didalam kolom ini, ada sebagian kecil warga tanda tanga tidak mengetahui apa sebenarnya yang ditanda tangan dan sebagian besar yang bertanda tangan, ini adalah lawan saya sewaktu Pildes yang lalu, Kata Kades Banggarema.

BACA JUGA:  BONUS ATLIT PORPROV XIV DIBAYARKAN, BUPATI KONUT , H.RUKSAMIN MENITIP PESAN AGAR BERSEDEKAH DAN SISIPKAN BUAT ORANG TUA ATLIT
Ketgam, Catatan punggungan anggaran pembangunan masjid Al-Muhajirin Desa Baggarema. foto : kades banggarema.

” Adapun anggaran mesjid yang mereka dugakan, sudah jelaskan tentang penggunaanya dan semua pembelanjaannya ada semua sama bendahara mesjid dan bendahara mesjid belanja sesuai pesanan kepala tukangnya. Tidak ada bahan yang mubasir bahkan masih ada kebutuhanya yang belum ada, uangnya sudah habis, adapun jumlah bantuan dari Pemda Konut sebesar Rp.50 juta rupiah dan kemudian kami tambah Rp.22 juta dari Anggaran Dana Desa APBD” ungkap Kades Banggarema saat memberikan klarifikasi kepada media ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Chat Redaksi