KSO-MTT Melakukan Program Pemulihan Ekonomi Masyarakat Lingkar Tambang

Ketgam, aktivitas briefing dan apel pagi tenaga kerja lokal masyarakat blok mandiodo dibawah management KSO-MTT. foto : instimewa

ANOAPOS.COM | KONUT – Wadah usaha Kerja Sama Operasional Masyarakat Mandiodo, Tapunggaya dan Tapuemea (KSO -MTT) sedang ikut serta melakukan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) khususnya kepada Masyarakat yang berada di wilayah Blok Mandiodo.

Didalam program tersebut, beberapa Masyarakat lokal kepada Anoapos.com mengungkapkan sangat mendukung program KSO-MTT di wilayah mereka.

Contohnya, Basman yang merupakan Kontraktor pengusaha lokal dan barada didalam management KSO-MTT , terbukti banyak memperkerjakan Masyarat asli Konawe utara tekrhusus Blok Mandiodo.

Ketgam, Basman saat ditemui awak media dilokasi kegiatan pengembangan nickel Blok Mandiodo.

” Sejak awal kami bergerak dalam usaha ini, kami berkomitmen meningkatkan ekonomi masyarakat yang mana kita ketahui bersama dampak Vandemi Covid -19, telah berpengaruh terhadap ekonomi masyarakat. Olehnya itu, kita berupaya mempekerjakan masyarakat di wilayah ini, agar setidak bisa memulihkan ekonomi masyarakat Blok Mandiodo,” kata Basman , Senin (18/04/2022).

Selain itu, Jefri akrap di panggil Jeje menjelaskan, terkait informasi yang beredar bahwa beberapa Perusahaan terkadang sering disebut melakukan dugaan tndakan Ilegal Mining seperti PT.TPI dan Aceng Hermawan hal inilah yang terkadang menjadi polemik dan ini kami menilai ada dugaan Fitnah yang tidak mendasar.

“Hasil penelusuran kita, Disana sudah tidak ada PT.TPI dan Aceng Hermawan (eks kontraktrok PT KMS 27). Yang ada hanya pengusaha – pengusaha lokal dan perusahan lain yang bersinergi dengan PT Antam TBK,” terang Jeje.

Menurut Jeje, hasil penelusuran kami untuk kegiatan di blok mandiodo, adalah bahagian kegiatan KSO- MTT yang bersinergi dengan pengusaha lokal.

“Hasil investigasi kami , Kegiatan di blok Mandiodo, itu sudah ada perintah dari Pemilik IUP, jadi aktivitas yang mereka lakukan tidak semena-mena masuk menambang, tanpa Izin dari PT.Antam TBK,” jelasnya.

Ditambahkan, Kami juga bersama masyarakat Lingkar tambang Mandiodo, Sangat mengapresiasi kehadiran KSO-MTT dibawah komando sauadara Basman karena banyak masyarakat lokal yang diberdaya bekerja di-KSO. sehingga ini menjadi harapan mereka stelah lepas dari sengketa tumpang tindih (Quo)

” Kami berharap, jangan ada lagi Oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab membuat opini yang tidak baik terkait kegiatan pertambangan KSO-MTT , karena disana banyak masyarakat lokal menggantungkan hidup-Nya dengan Bekerja. tutup Jefri yang diketahui adalah putra Asli Konawe Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Chat Redaksi