• Sen. Sep 26th, 2022

Klarifikasi ; Kades Kampoh Bunga Membantah Laporan BPD

ByAras Moita

Jul 25, 2022
Ketgam, Kades Kampoh Bunga Haerun,S.Ip (kanan). Papan informasi APBDes Desa Kampoh Bunga (kiri).

ANOAPOS.COM | KONUT – Kepala Desa (Kades) Kampoh Bunga Kecamatan Wawolesea Kabupaten Konawe Utara (Konut) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) , Membantah laporan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) bersama beberapa warga Kampoh Bunga terkait Dugaan penyalahgunaan Dana Desa (DD) kepada Pemda Konut.

Hal itu sebagaimana dijelaskan oleh Kepala Desa Kampoh Bunga, Haerun,S.Ip kepada Anoapos.com pada Senin (25/07/2022).

Ketgam, warga Kampoh Bunga sedang mengerjakan perpipaan air bersih melalui kegiatan Pamsimas.

” Laporan BPD dan beberapa oknum warga tentang dugaan DD kepada Pemerintah Daerah Konut, Menurut saya itu tidak benar karena seluruh kegiatan pelaksanaan program pembangunan di Desa Kampoh Bunga, sudah dilaksanakan sesuai hasil musyawarah perencanaan pembangunan antara Pemerintah Desa dengan masyarakat,” kata Haerun.

Menurutnya, Didalam pelaksana pembangunan dan pengelolaan anggaran Dana Desa sejak dirinya menjadi Kades, Pihaknya tidak berani membuat keputusan sepihak yang tidak sesuai dengan hasil musyawarah bersama.

Ketgam, satgas Covid-19 Desa Kampoh Bunga sedang menyerahkan alat pencuci tangan dan masker kepada warga.

” Semua bidang kegiatan pembangunan, sudah ada pos anggaran yang telah di tetapkan sebagaimana yang tertuang di dalam dokumen Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) dan Dokumen Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes).Mulai Bidang Pemerintahan, Pembangunan,Pemberdayaan dan Bidang Pembinaan, semua anggaran dikelola oleh bendahara desa, Saya sebagai Kades, hanya mengontrol penggunaan anggaran ” ungkap Kades Kampoh Bunga yang diketahui sebagai Ketua Umum Kekar Bajo Konut.

Ketgam, Penyaluran bahan makanan bergizi kepada warga dalam program stunting

Kemudian dari pada itu, sejak dirinya dipercayakan menjadi Kades, Masyarakat didesa tersebut telah menikmati hasil pembangunan diantaranya adalah Ketersedian Sarana dan prasarana air bersih, MCK, Prasarana Perikanan untuk nelayan tangkap yaitu penyaluran Perahu Viber, untuk pencegahan Covid-19 telah dijalankan sejak tahun 2020 sampai sekarang, Pelayanan kesehatan Ibu hamil dan balita melalui kegiatan program stunting, Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT Desa) termasuk pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan Padat Karya Tunai (PKT Desa). Sedangkan untuk program ketahanan pangan, kita membuat tambak ikan secara terpusat yang dikelola oleh kelompok masyarakat.

Ketgam, penyerahan Perahu Fiber yang bersumber dari DD APBN.

” Selain itu juga, Kami sudah membangun sarana lingkungan desa yaitu pembangunan lampu jalan yang menghiasi dan menyinari wilayah Desa Kampoh Bunga saat malam hari , semuanya dari DD APBN yang dilaksanakan secara transparan,” ungkapnya saat menyambangi kantor redaksi anoapos.com.

Baca juga -->  RUKSAMIN ; PNS HARUS KERJA TULUS DAN IKHLAS

Pasalnya, Pihak BPD harusnya bekerja profesional dan menjadi mitra Pemerintah Desa didalam pelaksanaan program pembangunan , bukan sebaliknya. Apalagi Ketua BPD Melaporkan kami ke Pemda , sebelumnya tidak pernah menyampaikan secara kelembagaan kepada Pemerintah Desa jika ada aspirasi atau pengaduan warga.

Ketgam, Kegiatan Musyawarah Desa saat penyusunan perencanaan pembangunan Desa Kampoh Bunga

Bendahara Desa Kampoh Bunga Dedi Ismunandar, juga menambahkan bahwa pengelolaan anggaran Dana Desa di Desa Kampoh Bunga, sudah dikelola sesuai mekanisme pengelolaan keuangan.

” Pengelolaan anggaran DD Kita laksanakan sesuai pos anggaran yang sudah ditetapkan di dalam RKPDes dan APBDes secara Transparan,Akuntabel dan kita juga setiap tahun sudah pertanggungjawabkan. Jadi terkait laporan Ketua BPD ke Pemda Konut, itu tidak benar” Kata Dedi Ismunandar.

Ketgam, Penerangan lampu jalan Kampoh Bunga yang berhasil dibangun menggunakan Dana Desa APBN.

Menyikapi hal itu, Mantan Ketua BPD Kampoh Bunga Adrin Suleman juga menambahkan bahwa semua yang telah dijelaskan oleh Kades, sudah sesuai dengan kenyataan sebab seluruh kegiatan pembangunan didesa Kampoh Bunga, telah berjalan sesuai harapan masyarakat.

” Kalau pengalaman Saya pernah menjadi Ketua BPD, sebaiknya Ketua BPD harus memahami dan mengetahui Tugas dan Kewajibannya. Kalau memang ada pengaduan warga, sebaiknya dikoordinasikan dulu kepada pak Kades untuk dimusyawarahkan dengan baik ,” ucap Adrin Suleman.

Aras Moita
Author: Aras Moita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.