MEMASUKI ERA NEW NORMAL, UHO BANTU MASYARAKAT PUASANA BERWIRAUSAHA

Ketgam, Foto Bersama Hasil Pelatihan Pembuatan Sovenir Vas Bunga dan Produk Olahan Rumput Laut Menjadi Keripik dan Permen oleh Masyarakat Desa Puasana

ANOAPOS.COM | KENDARI – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Terintegrasi KKN Tematik Universitas Halu Oleo (UHO) Tahun 2022 oleh Ketua Tim Armid dengan anggota Dedy Oetama, Haslianti, Yustika Intan Permatahati, Tezza Fauzan Hasuba, dan Prinob Aksar, melakukan Pelatihan Pembuatan Sovenir Vas Bunga & Pengolahan Rumput Laut menjadi Jajanan Permen dan Keripik sebagai salah satu dari dua program pemberdayaan masyarakat lokal di Desa Puasana Kabupaten Konawe Selatan.

BACA JUGA:  Persiapan Kedatangan Wapres RI, PT.NIS Berdayakan Masyarakat

Kegiatan ini merupakan upaya UHO untuk menggerakan kembali perekonomian masyarakat dalam memasuki era new normal pasca dilanda covid-19.

Ketgam, proses pembuatan Sovenir Vas Bunga

Kegiatan ini merupakan program khusus dari Dosen Pendamping Lapangan (DPL) kepada masyarakat Puasana yang dibantu oleh 15 orang mahasiswa Universitas Halu Oleo dari berbagai disipilin ilmu dalam Tema “Pemberdayaan Masyarakat Pesisir melalui Kegiatan Kewirausahaan, Sosial dan Lingkungan Guna Penguatan Kapasitas Ekonomi Lokal dalam Menghadapi Era New Normal”.

BACA JUGA:  Mahasiswa Unilaki, Resmi Ditarik Dari Konawe Utara
Ketgam, Proses Pembuatan Permen Rumput Laut

Masyarakat lokal yang berpartisipasi sebanyak 30 orang dibagi ke dalam 3 kelompok, dengan Kelompok 1 adalah Tim Sovenir, Kelompok 2 Tim Permen dan Kelompok 3 Tim Keripik. Masing-masing kelompok masyarakat tersebut didampingi oleh 5 orang mahasiswa dan 2 DPL. Kelompok 1 dalam pembuatan souvenir (vas bunga) menggunakan limbah cangkang kerang dan kaleng bekas. Kelompok 2 dan Kelompok 3 membuat olahan makanan/jajanan berbahan dasar rumput laut menjadi keripik dan permen.

Ketgam, Proses pembuatan Kripik Rumput Laut

Masyarakat sangat antusias dan menyambut baik pelaksanaan program pelatihan ini. Sarwin selaku Kepala Desa Puasana menyatakan, bahwa program ini bisa ditindaklanjuti oleh masyarakat untuk dijadikan sebagai mata pencaharian alternatif meningkatkan perekonomian keluarga, atau bahkan bisa dikonsumsi sendiri.

BACA JUGA:  Dihadiri Ulama Besar, Pemda Konut Mengudang Masyarakat Ikut Zikir Akbar

“Semoga bukan hanya tahun ini ada kegiatan seperti ini di Desa Puasana semoga bisa seterusnya dengan program-program yang lebih bervariasi lagi, imbuh masyarakat”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Chat Redaksi