Tim Pengabdian UHO Menggelar Workshop Pemanfaatan Limbah Sampah di Nambo

Ketgam, Penyampaian materi singkat terkait kegiatan pelatihan oleh Ibu Haslianti, S.Pi., M.Si (Anggota tim Pengabdian Kepada Masyarakat Terintegrasi KKN-Tematik 2022)

ANOAPOS.COM | KENDARI – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Terintegrasi KKN Tematik Universitas Halu Oleo (UHO) Tahun 2022 dibawah nahkoda Ketua Tim Dedy Oetama, S.Pi., M.Si., dan anggota tim Dr. Muhaimin Hamzah, M.Si., Ibu Haslianti, S.Pi., M.Si., A. Ginong Pratikino, S.T., M.T., kemudian Muhammad Trial Fiar Erawan, M.Si melakukan kegiatan workshop pembuatan Sovenir dari Sampah Botol Bekas dan Olahan kue dan cemilan Berbahan Dasar Mangrove di Kelurahan Bungkutoko Kecamatan Nambo Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh lurah Bungkutoko, Yusri Nandar, S.IP, aparat kelurahan dan masyarakat setempat.

Salah satu pemateri Haslianti, S.Pi., M.Si dengan bidang keahlian pengolahan hasil perikanan menjelaskan bahwa kita bisa memanfaatkan libah botol dan kerang-kerangan untuk menjadi hiasan rumah atau sovenir yang akan memberi nilai jual tinggi. Selain itu juga untuk meningkatkan perekonomian.

BACA JUGA:  Ruksamin ; Dana Desa Lebih Tepat Sasaran dan Tidak Merugikan Masyarakat

” masyarakat juga bisa memanfaatkan potensi sumber daya alam di sekitar kita, misalnya pembuatan olahan kue dan cemilan berbahan dasar buah mangrove,” Kata Haslianti pada kegiatan tersebut.

Iklan

Dalam giat itu, Tim pengabdian juga memberikan materi Pembuatan Kue sagon
dimana kegiatan itu merupakan rangkaian kegiatan dari Sosialisasi Sadar Lingkungan yang telah dilaksanakan pada Tanggal 7 Agustus 2022.

Ketgam, praktek pembuatan kripik mangrove

Kegiatan workshop tersebut dihadiri oleh 3 kelompok masyarakat, seluruh mahasiswa peserta KKN tematik di Kel. Bungkutoko Kota Kendari. Kegiatan workshop dilaksanakan setelah jum’at Bersih yang merupakan Kegitan rutin masyarakat di Kelurahan Bungkutoko.

BACA JUGA:  HARI ANAK NASIONAL TINGKAT KAB.KONUT, BERLANGSUNG MERIAH

Haslianti, S.Pi., M.Si. juga mengucapkan terima kasih atas antusias masyarakat Kel. Bungkutoko yang luar biasa dalam kegiatan-kegiatan Pengabdian kami khusunya dalam kegiatan hari ini. Terbukti dengan jumlah peserta yang lebih banyak.

Ketgam, proses praktek pembuatan kue Sagon.


olahan ini sangat mudah di buat dan bahan bakunya melimpah di Kelurahan Bungkutoko yang memiliki hutan Mangrove yang cukup luas,” tambahnya.

Sementara itu, Yusrin Nandar. S.IP. selaku Lurah Bungkutoko menyampaikan Kerajinan tangan yang dibuat berbahan limbah botol dan kerang-kerangan sangat bagus dan dengan begitu akan memiliki nilai jual dan menjadi tambahan pendapatan bagi masyarakat di kelurahan Bungkutoko ini.

BACA JUGA:  BPD Diimbau Bantu Pemerintah Tumbuhkan Ekonomi Masyarakat Desa

” kue sagon dan keripik mangrove yang dibuat oleh peserta pelatihan ini sangat enak,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Chat Redaksi