KKN Tematik UHO Bersinergi Dengan PPS Kendari Mengelar Pelatihan Nelayan

Ketgam, Peserta KKN Tematik UHO

ANOAPOS.COM | KENDARI – Dalam rangka mendukung Implementasi kebijakan Pelabuhan Perikanan berwawasan ekonomi biru, Pengabdian Masyarakat terintegrasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Halu Oleo (UHO) menjalin kerjasama (Sinergitas) dengan PPS Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memberikan Pelatihan SKPI bagi nelayan dan pekerja Pengepakan Ikan

Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Terintegrasi KKN Tematik UHO Tahun 2022 kerjasama dengan Pelabuhan Perikanan Samudera Kendari (PPS Kendari) melaksanakan kegiatan Pelatihan Setifikasi Keterampilan Penanganan Ikan yang bertempat di PPS Kendari.

Kegiatan ini diikuti oleh 20 orang nelayan dan pekerja pengepakan yang melakukan aktivitas dalam lingkungan PPS Kendari. Selain itu, kegiatan ini juga diikuti oleh seluruh mahasiswa peserta KKN Tematik Universitas Halu Oleo yang berasal dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Kendari.

Pelaksanaan pelatihan dipantau langsung oleh Direktorat Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan Ikan, Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI dari Jakarta secara online.

Kepala PPS Kendari, Syahril Abdul Raup, ST.,M.Si dalam menyampaikan sambutannya, pihaknya mengharapkan terima kasih dan apresiasi terhadap pelaksanaan pelatihan yang sangat penting bagi peningkatan keterampilan nelayan dan pekerja pengepakan khususnya dalam penanganan hasil tangkapan sehingga mutunya dapat terjaga dengan baik hingga sampai ke tangan konsumen.

BACA JUGA:  Sinergitas Polres Konut Dan Kepala Sekolah Dalam Mencegah Anak Mengendarai Kendaraan Ke Sekolah

” Kerjasama ini dalam bentuk peningkatan kapasitas nelayan dan pekerja pengepakan melalui Pengabdian Kepada Masyarakat Terintegrasi KKN Tematik UHO yang merupakan kegiatan yang baru pertama kali diadakan di PPS Kendari,” kata Syahril Abdul Raup.

Menurut Kepala PPS Kendari berharap agar kolaborasi ini kedepannya dapat dilanjutkan, bahkan bukan hanya di lingkungan PPS Kendari tetapi juga mencapai nelayan atau pekerja pengepakan yang ada di seluruh pelabuhan perikanan di wilayah Sulawesi Tenggara, pungkasnya.

Dalam Materi pelatihan tersebut disampaikan oleh Dr. Ir. Asnani, M.Si. dosen pada Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UHO, Amelia Bone, S.Pi., M.Si dan Irwan Tahir, S.Pi dari PPS Kendari.

Dalam materinya, para narasumber menekankan pentingnya mempertahankan mutu dalam penanganan ikan, mulai dari atas kapal hingga sampai ke tangan konsumen. Hal ini berhubungan dengan keterampilan nelayan dan pekerja pengepakan dalam penanganan hasil tangkapan sehingga mutu ikan tetap terjaga dengan baik.

BACA JUGA:  Konut Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Tingkat Prov.Sultra

Mutu dan kualitas ikan sangat penting diperhatikan sebagai upaya untuk menghindari penolakan konsumen utamanya untuk produk-produk perikanan yang berorientasi eksport. Kemudian, Narasumber juga mengingatkan agar tetap menjaga prinsip penanganan ikan yang biasa disebut dengan prinsip ABCD (Ati-ati, Bersih, Cepat dan Dingin).

Ketgam , Pelaksanaan kegiatan pelatihan SKPI Terhadap Nelayan oleh KKN Tematik UHO dan Pelabuhan Perikanan Samudera.

Sementara itu, Muhammad Ikram, S.St.Pi selaku Sub Koordinator Operasional Pelabuhan mengingatkan, sertifikat yang diperoleh melalui pelatihan ini nantinya akan menjadi salah satu syarat bagi pekerja pengepakan ikan di PPS Kendari.

Untuk diketahui, Program pengabdian kepada masyarakat terintegrasi KKN Tematik di PPS Kendari telah dilaksanakan oleh tim pengabdian kepada masyarakat FPIK UHO yang terdiri dari Prof. Ir. H. La Sara, M.Si, Ph.D, Dr. Naslina Alimina, S.Pi, M.Si. Dr. Ir. Asnani, M.Si., Ahmad Mustafa, S.Pi., M.P., dan Hasnia Arami, S.Pi., M.Si bekerjasama dengan PPS Kendari.

Kegiatan ini merupakan salah satu sumbangsih Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UHO untuk mendukung arah kebijakan pembangunan dan pengembangan pelabuhan perikanan ke depan yang di antaranya adalah peningkatan daya saing produk perikanan dan pengembangan pelabuhan perikanan berwawasan ekonomi biru.

BACA JUGA:  Tak Terima Aksinya Dihalangi, Diduga Penambang Ilegal di Mandiodo Serukan Tabrak Warga dengan Mobil Truck

Kegiatan lain yang dilakukan melalui program kerja mahasiswa KKN Tematik antara lain adalah pembuatan dan pemasangan papan edukasi lingkungan bagi kepentingan pengembangan taman edukasi di PPS Kendari.

Pada akhir kegiatan, Ketua Tim pelaksana Program Pengabdian kepada Masyarakat terintegrasi KKN Tematik FPIK UHO tahun 2022, Dr. Naslina Alimina mengharapkan agar kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi para nelayan dan pekerja yang beraktivitas di lingkungan PPS Kendari.

Selain itu kata Naslina Alimina bahwa, agar ke depannya kerjasama antara UHO dan PPS Kendari dapat semakin erat dan membawa manfaat bagi penguatan peran sektor perikanan di Sulawesi Tenggara, tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Chat Redaksi