Bawaslu Konawe Akan Memanggil Oknum ASN Yang Diduga Melanggar Aturan

Ketgam, Ketua Bawaslu Konawe, Sabda. foto : istimewah

ANOAPOS.COM | KONAWE – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam waktu dekat akan memanggil oknum Aparat Sipil Negara (ASN) yang diduga melanggar Netralitas ASN.

Salah satunya adalah pejabat eselon II lingkup pemerintah daerah kabupaten konawe dalam hal ini oknum Kepala Kesbangpol inisial FT untuk di minta keterangannya terkait dugaan pelanggaran netralitas ASN dengan menggunakan atribut partai politik (Nasdem) dalam agenda penjemputan ketua parpol di Kendari.

Hal tersebut disampaikan oleh ketua Bawaslu Konawe, Sabda dalam rekaman percakapan yang di terima oleh awak media dari salah satu sumber yang tidak mau disebutkan namanya, sebagaimana yang dilansir tajukperistiwa.com pada Sabtu (24/09/2022).

Ketua Bawaslu Konawe, Sabda mengatakan sebelumnya pihaknya telah menyurat ke Bupati Konawe Cq. Sekda Konawe selaku Pembina ASN di konawe terkait himbauan netralitas ASN agar tidak melibatkan dan membiarkan dilibatkannya ASN Kabupaten Konawe dalam kegiatan politik praktis apapun, baik kegiatan berupa penyambutan tokoh politik maupun kegiatan lain pimpinan parpol pusat maupun daerah yang erat kaitannya dengan pelaksanaan pemilu tahun 2024 mendatang.

Menanggapi dugaan pelanggaran netralitas ASN yang diduga di lakukan oleh FT dalam menggunakan atribut sekaligus menunjukan bendera parpol yang ramai di perbincangkan di media social, Sabda sapaan akrabnya mengatakan, akan memproses oknum pejabat eselon II tersebut sesuai dengan kewenangan Bawaslu.

“yang satu ini dulu kami proses yakni FT, kita akan proses sesuai kewenangan kami dalam penanganan dugaan pelanggaran netralitas ASN dengan menggunakan undang-undang ASN yang kita pakai” ungkapnya.

Terkait dengan adanya beberapa Kadis juga diduga terlibat dalam kegiatan penyambutan tokoh politik nasional, ia menyampaikan sampai hari ini pihak Bawaslu belum menerima informasi tersebut, namun kalau ada masyarakat yang melapor ke Bawaslu yang disertakan dengan barang dan alat-alat bukti, Maka Bawaslu Konawe akan memproses sesuai dengan hak dan kewenangan sebagai Bawaslu di konawe.

Ketgam, Diduga oknum ASN inisial FT memakai atribut Partai. foto : istimewah.

“untuk FT, dalam waktu dekat yaitu senin atau selasa setelah kita pleno terkait keterpenuhan syarat formil dengan materil temuan tersebut, mungkin dalam waktu dekat kita akan panggil untuk mengklarifikasi.” ujarnya dalam rekaman.

Kemudian, Dirinya juga kembali menyinggung terkait dugaan keterlibatan para Kadis-Kadis di Konawe, pihaknya masih menunggu laporan dari masyarakat apabila ada bukti-bukti lengkap yang diduga mereka (Oknum ASN) melakukan pengarahan masa dan keikutsertaan atau kegiatan yang berhubungan dengan partai politik dan menyalahi asas netralitas ASN.

Iklan

Ditanya terkait adanya pejabat yang di duga ikut membiayai termasuk penggunaan fasilitas negara dalam mendukung kegiatan tersebut, Pihak Bawaslu Konawe akan mendalami soal penggunaan fasilitas Negara atau Pemerintah karena dapat berimbas pada dugaan pelanggaran yang memang telah di atur dalam Peraturan Bawaslu .

“kami dari divisi hukum dan penagangan pelanggaran Bawaslu Konawe akan mengkaji dan memplenokan terkait keterpenuhan dugaan pelanggaran tersebut Jika ada yang memakai fasilitas negara, karena di dalam aturan sudah jelas dilarang menggunakan fasilitas pemerintah,” tutup Ketua Bawaslu Konawe, Sabda.

Sementara itu sebelumnya, Sekda Konawe Ferdinan Sapan yang di konfirmasi melalui via whatsup oleh awak media pada Jumat (23/09/22) perihal surat himbauan Bawaslau Konawe terkait netralitas ASN tertanggal 21 september 2022, Dirinya mengatakan bahwa pihaknya belum menerima surat tersebut.

“saya belum terima surat tersebut” ungkapnya.

Dan terkait dengan foto kepala kesbangpol yang beredar di media social (Facebook dan Whatsup), dirinya menyampaikan akan mengecek foto tersebut

Sampai berita ini di tayangkan, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada kepala kesbangpol konawe, inisial FT terkait kebenaran foto tersebut yang ramai di perbincangkan di media sosial.

admin
Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Chat Redaksi