Abuhaera ; Pencairan Bonus Atlet Konut Masuk APBD 2023

 

 

Ketgam, Bupati Konut H.Ruksamin (kiri) dan Wakil Bupati Konut H.Abuhaera (kanan).

Anoapos.com | Konut – Bonus para atlet Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun 2022 asal Kabupaten Konawe Utara (Konut) Sulawesi Tenggara (Sultra), masuk dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2023.

Sebelumnya, atlet Konut turun berlaga pada ivent Porprov yang berlangsung di Kota Bau-Bau dan Kabupaten Buton pada 2022 lalu. Konawe Utara tercatat berada di rangking 2 se-Sultra setelah Kota Kendari.

Pemda Konut bersama KONI Konut memberikan bonus kepada para atlet peraih medali masing-masing, emas Rp 50 juta, perak Rp 20 juta, perunggu Rp 10 juta, dan pelatih yang atletnya meraih medali emas.Rp 10 juta per medali.

Dari total ratusan medali yang di raih, Pemda Konut merincikan, sebanyak Rp. 9 miliyar lebih bonus atlet yang akan dibayarkan. Dana itu, dialokasikan melalui APBD 2023 ini.

BACA JUGA:  Musorprovlub KONI Sultra, Dinilai Cacat Hukum

“Ini adalah uang negara yang harus dilakukan dengan mekanisme yang sesuai. Tidak semerta-merta diberikan begitu saja,”ungkap Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Konut, Abu Haera memberikan keterangan persnya di Kediamannya pada Rabu (18/01/2023).

Abu Haera yang juga Wakil Bupati Konut menjelaskan, pembayaran bonus atlet melewati berbagai proses yakni, setelah selesai pembahasan anggaran APBD tahun 2023 yang di tetapkan pada 31 Desember 2022 lalu, tidak harus langsung di cairkan, melainkan melalui pengimputan
Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

Kemudian setelah itu, lanjut Abu Haera, dari SIPD diimput lagi ke Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA). Setelah itu, ke Dinas Pemuda Olahraga untuk membuat Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA). Dan Kemudian KONI membuat Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) karena dana tersebut adalah bantuan hibah.

BACA JUGA:  Perbakin Konut Meningkatkan Target Emas di Proprov 2022

“Setelah itu, di opor ke Keuangan, kemudian dikirim ke rekening KONI. Setelah dari rekening KONI lalu di transfer lah ke rekening masing-masing atlet, dan pelatih,” jelas Abu Haera.

Selaku ketua KONI Konut, Abu Haera menambahkan, keterlambatan penyerahan bonus pelatih, dan atlet peraih mendali karena ada beberapa syarat yang harus dilakukan, bukan karena di sengaja atau ada niat tidak baik dari Pemda Konut, maupun KONI Konut.

Dirinya berharap kepada seluruh Atlet untuk bersabar. Pemkab Konut telah menyiapkan anggarannya. Rencana penyerahan bonus bagi para atlet, dan pelatih akan dilakukan di Ibukota Wanggudu.

BACA JUGA:  Atlet Gulat Konawe Utara, Rebut Medali Emas

“Kita akan mengundang mereka datang. Pak Bupati langsung yang serahkan. Bukan uang tunai yang kita serahkan, tapi buku rekening yang telah dimasukkan dana sesuai dana bagi peraih medali emas, perak, dan perunggu. Ini agar tidak ada terjadi pemotongan atau korupsi,” tutupnya.**(IS/AP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Chat Redaksi