Audensi Penguatan Komitmen Anti Korupsi, KPK Menyebut Kab.Konut Peringkat Keempat Terbaik di Sultra

Bupati Konut,H.Ruksamin saat memaparkan program pemerintah daerah Konut.

Anoapos.com | Konut – Dalam menciptakan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas, Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara (Konut) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar kegiatan Audiensi dan Koordinasi Penguatan Komitmen Anti Korupsi dan Perbaikan Tata Kelola Pemerintah Daerah bersama Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) yang berlangsung di Aula Anawai Ngguluri Kantor Bupati Konawe Utara baru-baru ini.

Kegiatan ini diihadiri langsung oleh Bupati Konawe Utara Dr. Ir. H. Ruksamin, ST., M.Si., IPU., ASEAN. Eng, Perwakilan KPK RI Sulawesi diantaranya Korwil Sultra, Korwil Sulsel, dan Korwil Sulteng, Wakil Ketua DPRD Konut, Asisten / Staf Ahli, Kepala OPD, serta para Camat se-Kab. Konawe Utara.

Dalam acara pertemuan tersebut, Bupati H. Ruksamin memberikan pemaparan tentang Kabupaten yang dipimpinnya bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya dalam memberikan pelayanan terbaik, meningkatkan perekonomian dan mensejahterakan masyarakat.

BACA JUGA:  Dukung Lomba Desa Wisata Nusantara 2023, Ruksamin Terima Penghargaan Menteri Desa RI di Lombok

 

Ketgam, Koordinator KPK RI Sulawesi Tenggara.

“Untuk mengatasi kemiskinan ekstrim, kami Pemda Konut sudah membuat peta sebaran kemiskinan ekstrim di seluruh wilayah Konawe Utara dan anggaran dalam upaya pengentasan kemiskinan, penurunan stunting, peningkatan UMKM, ketahanan pangan, pembangunan sektor pariwisata, serta sektor pendidikan, saya sudah siapkan untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Ruksamin.

Menurut Ruksamin, Dalam upaya pengentasan kemiskinan, Pemerintah Daerah Kabupaten. Konawe Utara meyiapkan anggran kurang lebih Rp.65 Miliar, Penurunan stunting kurang lebih Rp.25 M, peningkatan sektor UMKM kurang lebih Rp.3 M, ketahanan pangan kurang lebih Rp.40 M, serta di sektor pariwisata kurang lebih Rp.6 M. Sementara itu, di sektor Pendidikan, Pemda Konut menyiapkan anggran sebesar kurang lebih Rp.14 M.

BACA JUGA:  MENDAGRI APRESIASI PEMDA KONUT TANGANI BENCANA

“Dari total APBD Kabupaten Konawe Utara, hanya 6 % yang digunakan untuk kebutuhan pemerintahan, 94 % APBD saya siapkan untuk penuhi kebutuhan masyarakat saya, baik itu kebutuhan akan Kesehatan, Kesejahteraan, maupun Pendidikan.” ungkap pemilik tagline SELARAS ini.

Angaran tersebut berhasil menjadikan Kabupaten yang lahir berdasrkan UU No. 13 Tahun 2007 ini menjadi salah satu dari tiga Kabupaten di Prov. Sultra yang berhasil menurunkan angka kemiskinan dan juga mampu meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia sebesar 71,10 % yang menempatkan Kab. Konawe Utara di posisi ke-5 se- Sulawesi Tenggara.

BACA JUGA:  Kabar Gembira, Gaji Honorer Kecamatan Sawa , Akhirnya Dibayar

Sementara itu, Koordinator Wilayah Sulawesi Tenggara KPK RI menyebutkan dalam paparannya bahwa dari capaian skor Monitoring Center for Prevention (MCP), Kab. Konawe Utara menempati peringkat ke 4 terbaik dari 18 Kab/Kota yang ada di Sultra dengan capaian skor 82,00.

Redaksi

× Chat Redaksi