Diduga Fitnah, Bupati Konut Polisikan Penanggung Jawab ARM

Ketgam, Data Press Release (kiri), Kuasa Hukum Bupati Konut, Dedi Ferianto.,SH.,CMLC (kanan).

 

Ketgam, Data Press Release (kiri), Kuasa Hukum Bupati Konut, Dedi Ferianto.,SH.,CMLC (kanan).

Anoapos.com | Konut – Menanggapi pemberitaan isu dugaan korupsi pada media elektronik, aksi unjuk rasa dan pamflet yang beredar di media
sosial atas nama organisasi ARM, Bupati Konawe Utara (Konut), melalui kuasa hukum Dedi Ferianto, SH.,CMLC, menyampaikan tanggapan dan klarifikasi secara tertulis dalam bentuk Press Release sebagaimana yang dilansir oleh media online Kroscek.co.id pada Jumat (04/08/2023).

“Bahwa segala tuduhan yang dilayangkan oleh organisasi ARM kepada Bupati Konawe Utara, kami mengklarifikasi dan menegaskan bahwa semua tuduhan tersebut adalah fitnah, menyesatkan dan mengada-ada,” Ungkap Dedi Ferianto, SH.,CMLC, Jumat, (04/08/2023).

BACA JUGA:  Giat Jumat Curhat Kapolres Konut Serahkan Sarana Kontak dan Ingatkan ini Jelang Pilkades 27 Mei 2023

Selain itu, kata Dedi Ferianto juga menegaskan isu yang dibuat harus berdasarkan fakta dan bukti serta mempertimbangkan atas dugaan korupsi bupati konut yang disebarkan melalui pamflet di jejaring media sosial.

“Sebagai Kuasa Hukum kami telah melaporkan secara resmi para penanggung jawab organisasi ARM tersebut di Polda Sultra dengan Nomor Pengaduan: STTP/337/VIII/2023/Ditreskrimsus Tanggal 3 Agustus 2023,” Tegas Dedi Ferianto.

Jangan membuat aspirasi yang tidak berdasar, lanjut dedi bahwa pemerintah menginginkan media sosial dimanfaatkan untuk hal-hal yang produktif, mendorong kreativitas dan inovasi untuk menambah pengetahuan, memperluas wawasan, menyebarkan nilai-nilai positif, optimisme dan nilai-nilai kerja keras.

BACA JUGA:  Diduga Gelapkan Dana Perusahaan, Polresta Tetapkan Tersangka mantan Direktur PT.KKP

“Kami berharap untuk membuat terang peristiwa dalam waktu yang tidak terlalu lama penyelidik/penyidik Polda Sultra segera
mengambil langkah hukum serangkaian penyelidikan dan penyidikan untuk menindaklanjuti Laporan yang kami layangkan,” Pungkasnya.

Untuk diketahui sebelumnya organisasi ARM diduga menyebarkan informasi berbentuk pamflet dengan judul Pidanakan RKM Tantang Kejari Konawe.

Kemudian sampai berita ini ditayangkan, pihak terlapor termasuk Polda Sultra selaku penerima laporan, masih berupaya untuk dikonfirmasi oleh awak media.(TIM).

BACA JUGA:  Soal Bendung Pelosika, DPW LIRA Sultra Minta Tim Terpadu Segera Bertindak

Redaksi

× Chat Redaksi