DAERAH  

Diduga Merasa Dirugikan, Nelayan Desa Boenaga Layangkan Surat Keberatan

Ketgam, Kapal sedang membawa muatan nikel tumpah dilaut Desa Boenaga. foto: istimewa.
Ketgam, Kapal sedang membawa muatan nikel tumpah dilaut Desa Boenaga. foto: istimewa.

Anoapos.Com | Konut – Setelah terjadi tumpahan nikel di perairan teluk lasolo tepatnya di wilayah Desa Boenaga dan Desa Boedingi Kecamatan Lasolo Kepulauan (Laskep) Kabupaten Konawe Utara (Konut) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) , warga setempat melakukan protes terhadap perusahaan pemilik Kapal dan Material Nikel.

Camat Laskep,Hamrin,S.Pd,M.Si saat dihubungi media ini melalui ponselnya membenarkan adanya insiden tumpahan material nikel diwilayahnya. Untuk informasi awal yang diperoleh, Kapal tersebut diduga milik PT.MJS Tb. ITS Ruby Bg. Marine Power 3009 berangkat dari Lapuko (Jetty GMS) Kabupaten Konawe Selatan dengan Tujuan Kolonodale Sulawesi Tengah (Sulteng) dan singgah berlindung di selat Lebengki, dan kandas saat air surut, sehingga mengalami kemiringan menimbulkan muatan nikel itu tumpah ke laut.

BACA JUGA:  Sederet Prestasi Polda Sultra Dibawah Kepemimpinan Irjen Pol Teguh Pristiwanto

” Saat ini masyarakat telah mendesak agar seluruh pihak turun tangan karena warga saya merasa dirugikan karena lokasi aktivitas penangkapan ikan bagi warga nelayan di Desa Boenaga dan sekitarnya, telah terganggu akibat tumpahan nikel yang menyebabkan air laut menjadi warna merah dan hasil tangkapan ikan menurun drastis,” kata Hamrin pada Senin (10/06/2024).

Dikatakan, saat ini selaku pemerintah kecamatan Laskep , kami telah menyampaikan peristiwa ini kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kabupaten Konawe Utara untuk segera ditindak lanjuti.

BACA JUGA:  Perbakin Konut Meningkatkan Target Emas di Proprov 2022

Menyikapi hal tersebut, Kadis DLH Konut Marjoni,S.Km,M.PH mengatakan bahwa pihaknya telah menerima surat pengaduan dari masyarakat termasuk informasi dari pemerintah kecamatan Laskep.

” Saat ini kami sedang menindaklanjuti laporan masyarakat dan juga saya sudah perintahkan anggota saya turun ke lokasi tersebut. Perlu diketahui, untuk proses selanjutnya itu berada di wilayah Gakum KLHK RI,” kata Marjoni kepada Media ini pada Senin (10/06/2024) malam.

Ketgam, tumpahan nikel menyebar luas dilaut Desa Boenaga.

Untuk diketahui, Sampai saat Media masih sementara berupaya untuk mencari dan mengkonfirmasi pihak perusahaan pemilik Kapal dan Material nikel tersebut.

Aras Moita

× Chat Redaksi