Kadin Sultra Terus Mengembangan Sektor Ekonomi Kerakyatan

Wakil Ketua Umum Bidang Pasar Modal Kadin Sultra, Sastra Alamsyah.

Wakil Ketua Umum Bidang Pasar Modal Kadin Sultra, Sastra Alamsyah.

Anoapos.com | Kendari – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus melakukan upaya pengembangan di sektor ekonomi. Kadin Sultra telah banyak melakukan gerakan ekonomi kerakyatan, seperti melakukan Espor Impor baik skala Nasional hinga Internasional yang melibatkan pelaku usaha lokal dengan konsep Hulu dan Hilir.

Tidak hanya itu, Kadin Sultra juga turut andil dalam melakukan penekanan inflasi di sejumlah daerah, seperti Kota Kendari, Kolaka Utara (Kolut), Buton Tengah (Buteng) dan sejumlah daerah lainnya.

Saat ini Kadin Sultra tengah melakukan persiapan pasar digital dan higienis di Kota Kendari. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Kadin Sultra Anton Timbang melalui Wakil Ketua Umum Bidang Pasar Modal Kadin Sultra Sastra Alamsyah kepada awak media.

BACA JUGA:  Warga Langgea Konawe, Diduga Tewas Saat Mengendarai Mobil Terperosok Jurang

Menurut Sastra, pasar tradisional menjadi pasar digital merupakan suatu keharusan di era saat ini.

“Era sekarang merupakan era digital, kita tidak bisa menghindari itu,”kata Sastra Selasa 11 Juli 2023 kemarin.

Lebih lanjut, Mantan aktivis HMI Makassar ini mengatakan Kadin Sultra mendorong dunia digital ke pasar tradisional dalam melakukan transaksi non-tunai.

“Projec pertama akan kami lakukan di sejumlah pasar Kota Kendari, salah satunya di Pasar Wayong. Perilaku belanja pedagang dan pembeli kita ubah menjadi transaksi non-tunai (digital),”terang Sastra.

BACA JUGA:  Kadin Sultra Pastikan Stok Sembako Di Kendari Masih Aman Sampai Lembaran

Untuk mendorong program tersebut Kadin Sultra sudah mendorong ke Bank Indonesia Sultra. Langkah awal, 120 orang pegawai Perusahaan Umum Daerah (Perumda) bakal diberikan pelatihan terkait digitalisasi atau pengunaan Qris. Hal itu dilakukan agar seluruh pasar tradisional di wilayah Kota Kendari bakal menerapkan pembayaran non-tunai.

”120 pegawai Perumda Kota kendari akan dilantih terkait program digitalisasi dan hal itu didukung BI Sultra. Kami sudah temui BI Sultra dan Alhamdulilah siap memberikan pelatihan kepada pegawai Perumda. Hal itu penting karena Pegawai Perumda merupakan unjung tombak yang akan bersentuhan langsung dengan pedagang,” tutupnya.

BACA JUGA:  Kadin Sultra Turut Mensukseskan Rakorwil II Se-Sulawesi di Gorontalo

Aras Moita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Chat Redaksi