Konut Urutan Kedua Se-Sultra Produktivitas Komoditi Pangan Utama

 

Ketgam, Bupati Ruksamin (tengah) sedang panen raya padi bersama petani sawah di Konut. foto : istimewa

Anoapos.Com | Konut – Wilayah Kabupaten Konawe Utara (Konut) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) , Sukses menempati urutan Kedua Se-Sultra dalam Produktivitas Komoditi Pangan Utama.

Menyikapi kesuksesan tersebut, Bupati Konut H.Ruksamin mengatakan bahwa keberhasilan ini karena Kita Selaraskan Program Unggulan Daerah dalam mendorong kemajuan Sektor Pertanian di Bumi Oheo.

Dari data produksi padi di Sultra kabupaten/kota 2021-2022, Kabupaten Konut masuk urutan ke dua se-Sultra pada komoditi pangan utama. Baik dari luasan lahan, produktivitas sampai dengan hasil produksi alami kenaikan yang signifikan dari tahun-tahun sebelumnya.

Produktivitas padi diperoleh melalui survei ujian dalam bentuk gabah kering panen (GKP) yang di konversi kan menjadi gabah kering giling (GKG). Ini berdasarkan angka konversi GKP ke GKG hasil survei gabah ke beras.

BACA JUGA:  Ruksamin Gantikan Menpan-RB Jadi Irup HUT Ke-16 Kab.Konut Dilaut Taipa

Data yang himpun awak media, untuk Kabupaten Konut disektor Produktivitas Padi atau Komoditi Pangan utama tercatat:

1). Luas Panen Padi :
-Tahun 2021 : 2.156 hektar.
-Tahun 2022 naik : 2.261 hektar
Perkembangan : naik 4,88%

2). Produksi :
-Tahun 2021 : 7.589 ton
-Tahun 2022 : 9.143 ton
Perkembangan : naik 20,48%

3). Produktivitas :
-Tahun 2021 : 3,5 ton/hektar
-Tahun 2022 : 4,0 ton/hektar.

Persentase hasil yang diperoleh, menunjukkan kesuksesan Pemda Konut mendorong perekonomian daerah dan masyarakat di sektor pertanian, setelah bidang pendidikan, kesehatan, prikanan dan lainnya.

IKLAN

Untuk diketahui, jumlah penduduk di Kabupaten Konut tercatat 67.900 jiwa. Kebutuhan perhari untuk produktivitas padi/beras 27,16 ton,

27,16 x 365 hari= 9.913,4 ton per tahun

BACA JUGA:  Desa Matandahi Dipastikan Wakili Konut Dalam Lomba Desa Tematik

Luas sawah baku di Kabupaten Konut : 1.669 hektar. 1.669 x 4,0 = 6.676 ton
1.669 x 4,0 x 2 kali panen = 13.352 ton.

Jadi jika diakumulasi, produksi: 13.352 ton per tahun. Kebutuhan : 9.913 ton per tahun. Surplus atau biyaya pemasukan yang lebih besar dari pada biyaya pengeluaran yakni: 3.439 ton atau presentase 34,69 persen untuk di Kabupaten Konut tahun 2022 ini.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Konut Ruksamin menyampaikan, keberhasilan disektor pertanian pada komoditi pangan utama, merupakan kesuksesan dalam menselaraskan program-program unggulan daerah yang bermanfaat untuk kesejateraan masyarakat.

“Misi kita adalah Konasara, Konawe Utara Yang Sejahtera Dan Berdaya Saing. Salah satunya, bagaimana kita berupaya terus mendorong kemajuan sektor pertanian, dan alhamdulillah semua terjawab dengan meningkatnya hasil produksi kita, dan menempati urutan kedua se-Sulawesi Tenggara,” ucapnya pada Jum’at (10/02/2023).

BACA JUGA:  Ruksamin Membuka Pelatihan Pandai Berhitung Dengan Metode Gasing

Bupati 2 periode ini mengatakan, pasca ditariknya aturan PPKM Covid-19, Pemda Konut gencar mengembangkan program sosial kemasyarakatan untuk mencegah inflasi, kemiskinan dan stunting.

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Chat Redaksi