Pelaksanaan Tahapan Pemilu 2024, Bawaslu Konut Gandeng Insan Pers

Iklan

 

Anoapos.Com | Konut – Peran Pers sangat penting dalam menyampaikan informasi, khususnya tahapan-tahapan pemilu. Untuk itu Bawaslu Kabupaten Konawe Utara (Konut) Provinsi Selawesi Tenggara (Sultra) menggandeng insan PERS atau Wartawan dalam pengawasan tahapan pemilu 2024.

Hal itu di ungkapkan oleh Komisioner Bawaslu Konut Abdul Sunardin Rindo, S. Pd Koordiv Penaganan Pelanggaran dan penyelesaian sengketa, saat menggelar rapat koordinasi pengelolaan kehumasan, peliputan dan dokumentasi serta informasi publik di cofe BosQ pada Jum’at (26/05/2023)

Menurutnya, PERS bisa menjalankan fungsi sebagai pengawas pemilu, jadi satu barisan dengan bawaslu. Terlebih saat ini tahapan pemilu sedang berjalan ketika masyarakat sedang haus akan informasi.

” Pers menjadi media yang paling tepat menyampaikan segala informasi yang layak dan konprehensif,” ujarnya.

Melalui kegiatan rapat koordinasi ini juga, kata dia dapat menambah wawasan dan pengetahuan di bidang kehumasan, peliputan dan pengambilan gambar untuk jajaran staf bawaslu di dalam menjalankan tugas

BACA JUGA:  Ketua Apdesi, Mengajak Seluruh Kades Memajukan Konut yang Berdaya Saing

“Bidang humas agar tidak hanya mengambil foto maupun video, namun diharapkan menjadi penghubung dan juru bicara Bawaslu pada publik, sehingga kepentingan Bawaslu dan publik bisa tersampaikan dengan baik. Tentunya dengan bekerjasama dengan media massa, ” Harapnya

Sementara itu, Supriyadin, S.E, dalam materinya membeberkan terkait peran pers, dimana pers sebagai pilar demokrasi keempat bukan sebagai penyelenggara pemilu. ” Pers berada di luar pagar pemilu. Maka itu pers bersifat independen dalam konteks pemberitaan. Pers mendorong Demokrasi bisa berjalan objektif sesuai relnya, ” Jelasnya

Dia berpesan kepada pers untuk bersinergi dengan bawaslu memantau kecurangan pemilu. Pers mengambil fungsi edukasi masyarakat dalam penyelenggaraan pemilu, dan harus berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan pemilu yang berkualitas. “Terutama membuka mata masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasih-informasih yang tidak benar (Hoaks), lalu pencoblosan itu betul memilih berdasarkan hati nurani, tidak di bawah tekanan. Tidak terpengaruh politik uang, ” Ajaknya

BACA JUGA:  DPR RI Dan Bawaslu RI Gelar Sosialisasi Pengawasan Pemilu di Konut

Guna mendorong pemilu yang berkualitas dan bermartabat, pers bisa mendorong masyarakat mewacanakan dinamika politik. Masyarakat penting menggandeng media. Produk media bisa dipertanggungjawakan, beritanya terverifikasi dan terkonfirmasi. ” Sedangkan medsos cukup pakai media sampaikan informasi saja. Karena medsos, apalgi dibuat oleh akun tak jelas, pasti tujuanya tak jelas, hanya ingin sekedar viral, ” Tegasnya

Pihaknya mengajak pers agar meminimalisir hal yang bisa mencederai demokrasi, selain itu pihaknya juga menekankan agar peran Pers dapat melakukan langka andil di dalam pengawasan dan sosialiasi demokrasi sehat dengan tetap berpedoman pada UU Pers dan kode etik jurnalistik

BACA JUGA:  Bahas Aspal Buton, Kadin Sultra Bakal Undang Ketua Kading Se-Indonesia

” Pers dalam keadaan apapun tetap harus menjaga netralitas dan independensinya sebagai pilar ke empat demokrasi, pada pemilu 2024, Pers melibatkan diri dalam kapasitasnya sebagai media informasi dengan menyajikan informasi kepemiluan/ pilkada yang benar. Serta dapat membantu melakukan pengawasan partisipatif, ” Tandasnya.

Aras Moita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Chat Redaksi