Pemda Konut Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Nelayan

IKLAN

 

Anoapos.Com | Konut – Wilayah Kabupaten Konawe Utara (Konut) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dikelilingi oleh lautan yang luas . Lautan yang memiliki kandungan sumber daya alam perikanan yang sangat kaya berada di zona 7 lautan Indonesia dan berhadapan langsung dengan Laut Banda. Selain Lautan, daerah ini juga memiliki bentang kali dan sungai yang panjang serta rawa yang cukup luas.

Potensi ini selayaknya menjadi primadona bagi pemerintah daerah dalam upaya untuk meningkatkan kesejahteraan perekonomian masyarakatnya.

Sejalan dengan program-program pemerintah pusat dan juga sebagaimana arahan dan petunjuk yang pernah disampaikan oleh Presiden Joko Widodo beberapa tahun yang lalu, agar setiap pemerintah daerah yang berada di kepulauan agar memfokuskan program pembangunannya pada sektor kelautan dan perikanan.

BACA JUGA:  Yudhianto Mahardika Menyerap Aspirasi di Kec.Abeli

Pemerintah Kabupaten Konut dibawah kepemimpinan Ruksamin -Abuhaera , terus mendorong ekonomi masyarakat pesisir untuk menjadikan laut sebagai lahan yang layak untuk diolah dan menjadi sumber lapangan pekerjaan yang menjanjikan. Termasuk pada wilayah potensi perikanan ikan air tawar serta pengolahan dan pemasaran ikan.

IKLAN

 

” Setiap tahun, Kita memberikan bantuan sarana -prasarana perikanan kepada masyarakat nelayan.Tujuannya adalah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” kata Bupati Konut H.Ruksamin saat di hubungi Anoapos.com pada Kamis (16/02/2023).

Dikatakan, Pemda Konut akan terus memberikan dukungan moril kepada masyarakat agar para pelaku usaha perikanan tangkap dan perikanan budidaya serta Pengolahan dan Pemasaran ikan didaerah ini, dapat memanfaatkan sumberdaya perikanan yang lebih produktif.

BACA JUGA:  Konut Urutan Kedua Se-Sultra Produktivitas Komoditi Pangan Utama

Sementara itu, Kadis Perikanan Konut melalui Kabid Perizinan dan Pengelolaan TPI Dinas Perikanan Konut, Tomy Hendra,S.Pi,M.Si menambahkan bahwa atas bantuan pemerintah Pusat dan Pemda Konut, Pertumbuhan ekonomi masyarakat nelayan kian meningkat.

” Sampai saat ini, kami melakukan sosialisasi dan pendataan secara periodik terhadap aktivitas pemanfaatan dan dan pengelolaan sumber daya perikanan di daerah ini, sehingga kita dapat mengetahui perkembangan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat nelayan,” ucap Tomy Hendra.

 

Menurutnya, Untuk tahun 2022 lalu, Pemerintah telah menyalurkan Bantuan pengasapan ikan 10 unit tersebar di kec. Oheo 4 unit, Desa bendewuta 4 unit dan Kec. Molawe Kel. Molawe 2 Unit. Sedangkan untuk Kec Lasolo Desa Basule 3 unit dan Desa Otole pantai 1 Unit. Kemudian rehabilitasi para-para penjemuran ikan di Desa Muara Tinobu berjumlah 1 Unit.

BACA JUGA:  Ruksamin Hadiri Pelantikan PPS, Begini Harapannya

” Adapun sumber anggaran berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK APBN) tahun 2022. Semua kita sudah salurkan kepada masyarakat penerima manfaat untuk digunakan dengan baik,” tutupnya.

Aras Moita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Chat Redaksi