DAERAH  

Pimpinan Apel Kesiapsiagaan Tanggap Bencana di Polres Konut, Begini Pesan Ruksamin

Iklan

 

Ketgam, Bupati Ruksamin saat memimpin Apel Kesiapsiagaan Tangguh Bencana Alam di Mako Polres Konut pada Kamis (16/03/2023). foto: istimewa.

Anoapos.com | Konut – Bupati Konawe Utara (Konut) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Dr. Ir. H. Ruksamin, ST., M.Si, IPU,ASEAN, Eng pimpin apel Kesiapsiagaan Tanggap Bencana Alam Tahun 2023 di Halaman Mako Polres Konawe Utara, pada Kamis (16/03/2023).

Turut hadir dalam apel tersebut, Kapolres Konut, Waka Polres Konut, Perwakilan Dandim 1430 Konut, Danpos AL, Basarnas Konut dan sejumlah OPD.

Dalam kesempatan itu Bupati Konut Ruksamin mengatakan apel ini dilaksanakan untuk memastikan kesiapsiagaan personel dan peralatan dalam rangka tanggap bencana alam di wilayah Kabupaten Konawe Utara.

“Solidaritas para pemangku kepentingan yang dilibatkan untuk membantu masyarakat dalam menghadapi kemungkinan bila terjadi bencana alam,” kata Ruksamin.

BACA JUGA:  Sambut Tim Surveior Lars DHP, Begini Kata Ruksamin

Bupati Konut menyebut, saat ini Wilayah Konut telah memasuki musim penghujan yang akan memicu kondisi cuaca ekstrem serta berpotensi terjadinya bencana alam sangat besar seperti tahun 2019.

“Untuk itu perlu adanya peran dan partisipasi aktif dari semua pihak dalam menghadapi kemungkinan bencana. Melalui apel ini, Saya berharap dapat memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan, sesuai dengan fungsi dan peran masing masing untuk pengabdian pada masyarakat,” ucapnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Ruksamin tak lupa mengingatkan tentang bagaimana prinsip penanggulangan bencana sebagaimana tertuang amanat UU No 42 tahun 2007. Yakni :

BACA JUGA:  Tingkatkan SDM, Pemda Konut Bersinergi Dengan UHO

1).Cepat dan tepat meminimalisir korban dan kehilangan harta benda.

2). Prioritas yaitu mengutamakan penyelamatan manusia kemudian harta benda.

3). Koordinasi dan keterpaduan antar instansi pemerintah dan masyarakat harus dilakukan secara terpadu dan saling mendukung.

4). Berdaya guna memanfaatkan waktu tenaga dan biaya sebaik mungkin.

5). Transparansi dan akuntabilitas yang terbuka.

6). Kemitraan penanggulangan bencana dilakukan oleh semua pihak bekerjasama dengan pemerintah.

7). Pemberdayaan semua individu atau masyarakat dapat melakukan atau membantu proses penanggulangan bencana.

8). Non diskriminatif dan non proletisi yaitu dilarang memanfaatkan keadaan untuk kepentingan individu atau kelompok tertentu misalnya politik atau agama.

BACA JUGA:  Ruksamin Gantikan Menpan-RB Jadi Irup HUT Ke-16 Kab.Konut Dilaut Taipa

Untuk diketahui, setelah pelaksanaan apel Bupati Ruksamin didampingi Kapolres Konut dan sejumlah OPD terkait melakukan pengecekan personel dan peralatan.

IKLAN
Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Chat Redaksi