Ruksamin Terima Dua Rekor Muri Dunia di Pantai Taipa

Anoapos.com | Konut – Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) akhirnya menerima kado istimewa pecahkan dua piagam Rekor Muri Dunia pada Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan Republik Indonesia Ke-78 di pantai tanjung taipa pada Kamis (17/08/2023).

Bupati Konut, Dr. Ir. H. Ruksamin, ST., M.Si., IPU., Asean. Eng, telah menerima langsung medali Rekor Muri dunia kategori pembentangan bendera merah putih sepanjang 7,8 Km dimulai titik nol pantai taipa dan Rekor Muri Dunia Kategori peserta terbanyak Berbusana adat kain tradisional.

Turut hadir mendampingi Bupati, Wakil Bupati Konut, H. Abuhaera, S.Sos.,M.Si, Kapolres Konut, AKBP Priyo Utomo, SH.,S.IK., Dandim 1430 Konut, Letkol Kav. Sofyan, Sekda Konut, Drs. H. M. Kasim Pagala, M.Si, Staf Ahli, Asisten, para Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan Forum Koordinasi Pimpinan daerah (Forkopimda) konut beserta masyarakat dan tamu undangan lainnya.

BACA JUGA:  Kapolres Konut Pimpin Upacara Bendera 17 April, Penyerahan Penghargaan Serta Halalbihalal Hingga Penutupan Operasi Ketupat Anoa Idhul Fitri 2024

Bupati Konut dua periode ini, Ruksamin mengucapkan terima kasih kepada masyarakat konawe utara dan peserta perayaan di hari kemerdekaan HUT RI, atas partisipasinya sehingga Pemkab Konut meraih piagam medali rekor muri Dunia sebagai bukti di hari kemerdekaan menghargai perjuangan para pahlawan.

“Penghargaan ini bukan untuk Ruksamin, bukan untuk Pemerintah Daerah, tetapi buat kalian rakyatku tercinta. Sehingga di hari perjuangan kemerdekaan saat ini melalui tema Terus Melaju Untuk Indonesia Maju, diharapkan dapat menjadi dorongan bagi bangsa Indonesia untuk terus bergerak maju menuju Sultra Pusat Energi Dunia,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Kapolres Konut Pimpin Sertijab Wakapolres, Kasat Lantas dan Pelantikan Kabag Ren

Lebih lanjut, Sejarah Perjuangan untuk mencapai kemerdekaan, Ketua Presidium KAHMI Sultra ini menambahkan bahwa kemerdekaan memerlukan waktu yang panjang dan pengorbanan jiwa raga. Para Pahlawan yang dengan gagah berani mengusir penjajah dari bumi Pertiwi dan atas Ridho Allah SWT.

“Sehingga pada tanggal 17 Agustus 2023 bangsa Indonesia, terkhusus Konawe Utara dapat mewujudkan kemerdekaan dengan semangat pembentangan bendera terpanjang dan peserta terbanyak Berbusana adat kain tradisional. Momentum ini diharapkan dapat memberikan sumbangsih positif dalam membangun daerah Yang Lebih Sejahtera dan Berdaya Saing,” tutupnya.

Aras Moita

× Chat Redaksi