Anoapos.com | Konut – Bupati Kabupaten Konawe Utara (Konut) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), H. Ikbar, SH., MH menyampaikan capaian pembangunan daerah tahun 2025 pada Rapat Paripurna Istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konut di momen Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Konawe Utara (Konut) pada Jumat (02/01/2026).
Rapat dihadiri langsung Bupati Konawe Utara H. Ikbar, SH., MH, Wakil Bupati Konawe Utara, Abuhaera, S.Sos., M.Si Ketua DPRD Konut Herman Sewani, SH, Wakil Ketua dan Anggota DPRD. Hadir pula Ketua TP-PPK Konawe Utara Hj. Wisra Wastawati Ikbar, S.Tr., Keb. M. Kes, Wakil Ketua TP-PPK Hj. Sarlina Abuhaera, S.Pd., MM, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), OPD, Staf Ahli, dan lainya.
Bupati mengatakan, hari jadi 19 tahun adalah perjalanan penuh makna. Menurutnya HUT Konut adalah kisah tentang harapan yang dirajut tentang kerja keras yang dipelihara dan tentang mimpi yang terus diperjuangkan. Olehnya itu, dalam HUT Kabupaten Konawe Utara tahu 2026 mengangkat tema “Menguatkan Identitas Menggapai Masa Depan” . Tema tersebut adalah panggilan moral sekaligus arah kebijakan.
“Kita tidak membangun untuk sekadar mengejar angka pertumbuhan, tetapi untuk membangun manusa Konawe Utara memperkuat martabat sosainya, dan menyiapka masa depannya,” jelas Ikbar.
Ikbar mengungkapkan, atashasil kerja kolektif, pemerintahan Kabupaten Konawe Utara telah menghasilkan capaian yang nyata. Salah satu contoh adalah pertumbuhan ekonomi Konawe Utara yang bangkit dari kontraksi 0,72 persen pada tahun 2022 meningkat menjadi 5,03 persen pada tahun 2023, dan mencapai 5,74 persen pada tahun 2024, melampaui rata-rata provinsi.
Bahkan,PDRB per kapita meningkat dari sekitar 58,67 juta rupiah per orang pada tahun 2020 menjadi 77,30 juta rupiah per orang pada tahun 202 dengan rata-rata pertumbuhan lebih dari 7 persen per tahun.
“Tidak kalah penting tingkat kemiskinan berhasil kita tekan dari 14,32 persen pada tahun 2021 menjadi 13,17 persen pada tahun 2024 dan turun lagi menjadi sekitar 11,89 persen pada tahun 2025. Capaian tersebut menjadikan Konawe Utara daerah dengan penurunan kemiskinan tercepat dan paling signifikan di Sulawesi Tenggara pada periode 2022-2025, dengan penurunan total sebesar 183 persen,” jelas Ikbar.
Tingkat pengangguran terbuka relatif rendah dan lerkendali sekitar 2 persen dalam beberapa tahun terakhir, menunjukkan mampu Perekonomian daerah angkatan kerja bahwa menyerap angkatan kerja.
Sementara, dalam hal pemerataan, Gini Rasio Konawe Utara bergerak menuju distribusi yang lebih adil, menurun dari 0.399 pada tahun 2022 menja sekitar 0,378 pada tahun 2024.
“Dalam tata kelola fiskal, Konawe Utara meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK RI selama 8 (delapan) kali berturut-turut hingga 2025. Semua capaian ini adalah hasil kerja kolektif pemerintah, DPRD, dunia usaha kademisi, masyarakat sipil dan seluruh warga onawe Utara,” tegas Ikbar.
Namun kata ikbar, capaian pembangunan yang ada tida bisa dijadikan untuk berpuas diri. Pasalnya, Tantangan ke depan justru semakin kompleks. Mulai dari tekanan fiskal, transformasi ekonomi, resiko iklim, dan tuntutan kualitas SDM.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Konawe Utara meneguhkan komitmen untuk menyelaraskan Strategis Nasional Sinkronisasi ini bukan sekadar pembangunan daerah dengan enam Program kewajiban administratif, tetapi merupakan ikhtiar bagian dari agenda besar pembangunan bangsa. bersama agar pembangunan daerah menjadi bagian dari agenda besar pembangunan bangsa.
“Mari kita jadikan perbedaan pandangan sebagai ruang dialog, bukan sumber perpecahan. Mari kita jadikan kritik sebagai energi perbaikan, bukan hambatan kolaborasi dan mari kita jadikan kepentingan rakyat sebagai kompas utama dalam setiap keputusan yang kita ambiil,” tegasnya.
Lanjut, “Konawe Utara bukan milik satu generasi, bukan milik satu kelompok, dan bukan milik satu periode kepemimpinan, la adalah warisan yang kita terima, amanah yang kita kelola, dan titipan yang kelak akan kita serahkan kepada generasi berikutnya,” tutupnya.

















