Pemdes Matandahi Terus Genjot Pembangunan Masjid Al-Fatah Melalui Swadaya Perangkat Desa Dan Warga

Anoapos.com | Konut – Pemerintah Desa Matandahi Kecamatan Motui, Kabupaten Konawe Utara (Konut) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus genjot pembangunan Masjid AL- Fatah Desa Matandahi terus dilakukan proses pembangunan melalui sewadaya masyarakat setempat dengan luas bangunan inti 17×17 meter ditambah teras keliling 2,5 x54 meter.

Sebelumnya pada tahun 2023, masjid ini mendapat dukungan anggaran dari pemerintah daerah Kabupaten Konawe Utara sejumlah kurang lebih Rp.25.000.000. selain bantuan anggaran tersebut, pemerintah desa bersama perangkat desa dan warga masyarakat Matandahi, baju -membahu melanjutkan pembangunan masjid Al-Fatah tersebut.

BACA JUGA:  Diduga Kerap Lakukan Pemerasan, Oknum Mahasiswa Di Jakarta Asal Sultra Terancam Dipolisikan

Ketersediaan bangunan masjid ini, masyarakat setempat dapat melakukan ibadah shalat lima waktu dan shalat Jum’at kemudian ibadah shalat tarawih berjamaah setiap bulan suci Ramadhan setiap tahun.

” Saat ini proses percepatan pekerjaan masih berlanjut dalam rangka menghadapi bulan suci Ramadhan tahun 2026 nanti,” kata Kades Matandahi, Hasrudin saat ditemui Senin (15/12/2025).

Menurut Kades Matandahi dua periode ini bahwa segala upaya telah dilakukan untuk mengumpulkan anggaran pembangunan masjid Al-Fatah ini.

” Alhamdulillah berkah dan izin Allah Subhana wa taala, segala urusan dapat kami dimudahkan termasuk terkait anggaran pembelian bahan bangunan masjid. Setiap kami habis terima honor desa dan perangkat desa, kami sisipkan untuk pembelian bahan bangunan termasuk upah tukang,” ujarnya.

BACA JUGA:  PDI-P Konut Komitmen Mengusung Cabub di Konut Yang Miliki Survey Terbaik

Ia berharap, semoga nantinya pihak Pemerintah Daerah dapat membantu lagi memberikan dukungan anggaran sehingga pembangunan masjid Al-Fatah Desa Matandahi, dapat dituntaskan dengan anggaran total keseluruhan Rp.500 juta dimana sampai saat ini sudah menyerap anggaran sekitar Rp.300 juta.

Redaksi

Penulis: Aras.MEditor: Redaksi
Rajapola