Berhasil Majukan Pendidikan, Ruksamin Dapat Penghargaan Dari PGRI Pusat

Bupati Ruksamin saat menerima piagam penghargaan dari PGRI Pusat
Bupati Ruksamin saat menerima piagam penghargaan dari PGRI Pusat

Anoapos.com | Jakarta – Bupati Konawe Utara (Konut) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) H. Ruksamin menerima Dwija Praja Nugraha (DPN) dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) atas komitmen dan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan.

Penghargaan ini disematkan langsung kepada Bupati Konut oleh Ketua Umum Pengurus Besar PGRI Pusat Unifah Rosyidi bertepatan dengan puncak acara HUT ke-78 PGRI dan Hari Guru Nasional Tahun 2023 yang disaksikan Presiden RI Joko Widodo, Menteri Pendidikan RI Nadiem Makarim, Menteri PMK Muhadjir Effendy, Kapolri, Panglima TNI, dan Pj. Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.

Acara tersebut berlangsung di Britama Arena, Mahaka Square Jl. Raya Kelapa Nias Kelapa Gading Jakarta Utara pada Sabtu (25/11/2023). Anugerah ini diberikan berdasarkan hasil penilaian, verifikasi jejak digital dan hasil wawancara yang dilakukan Pengurus Besar PGRI Pusat pada kamis 16 November 2023 lalu, serta berdasarkan usulan dari Pengurus PGRI Provinsi Sultra dan PGRI Kabupaten Konawe Utara.

Untuk diketahui, Dwija Praja Nugraha merupakan penghargaan yang dianugerahkan PGRI kepada kepala daerah yang memiliki perhatian dan komitmen tinggi terhadap pembangunan pendidikan, profesionalitas, kesejahteraan guru, dan PGRI.

BACA JUGA:  Ruksamin Hadiri Pelantikan Taruna Politeknik Kelautan Dan Perikanan Jembrana

Bupati Ruksamin dinilai menjadi kepala daerah yang perhatian dan peduli dalam melakukan berbagai upaya untuk kemajuan pendidikan di Konawe Utara.

Berbagai program peningkatan kualitas Pendidikan telah dilakukan Bupati yakni, menaikan gaji guru honorer dari Rp. 250.000, menjadi Rp. 1.500.000, pemberian Beasiswa Mahasiswa Kedokteran di Wuhan China Sebanyak 10 Orang

Kemudian pemberian Bantuan Biaya Pendidikan (Bebas Biaya UKT) Bagi Mahasiswa Diploma, Sarjana dan Pascasarjana Kepada Seluruh Mahasiswa

Konawe Utara, menyiapkan Anggaran Rutin Sekolah untuk Setiap Sekolah SD dan SMP

Mengadaan Fasilitas Pembelajaran Smart Class Room, Multimedia dan TIK Sekolah, pengadaan Motor Dinas bagi Kepala Sekolah TK, SD, SMP, dan Pengawas, serta pembagian Laptop Kepada guru dan Pengawas.

Selanjutnya, Alokasi APBD untuk pembangunan pendidikan 3 tahun terakhir di luar gaji guru dan pendidikan kedinasan sebesar 20% dari APBD . Melakukan kebijaksanaan peningkatan kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan dengan mengalokasikan anggaran yang memadai untuk pemberian insentif/tunjangan kinerja.

 

Serta Komitmen untuk pemenuhan kebutuhan guru dengan pengangkatan guru PNS atau P3K 3 tahun terakhir. Tahun 2021 sebanyak 154 guru, 2022 sebanyak 212 guru, dan 2023 sebanyak 519 guru.

BACA JUGA:  Diduga Tak Ada Pemberdayaan, APBMI dan ISAA Kepung Kantor PT.Antam di Kendari

Dan beberapa program lainnya yang berpihak kepada guru dan tenaga kependidikan.

Presiden Jokowi dalam sambutannya mengucapkan selamat hari ulang tahun kepada PGRI.

‘”Atas nama Pemerintah , saya ucapkan terima kasih atas kontribusi para guru yg mendidik generasi mudah indonesia” ucapnya

Lanjut , “Jadi guru itu bukan pekerjaan yang ringan Tingkat stres guru lebih tinggi dari pekerjaan yang lain karena dipengaruhi 3 hal yakni perilaku siswa, perubahan kurikulum, dan perkembangan teknologi,” ujarnya.

Menurutnya, kunci kemajuan suatu negara adalah kualitas SDM yang unggul. Kualitas SDM adalah kunci kemajuan Negara, semua ini bisa diraih dengan guru – guru yang hebat dan unggul.

Bupati Konawe Utara usai menerima anugrah tersebut mengaku sangat bersyukur menerima penghargaan Dwija Praja Nugraha, menurutnya hal ini akan menjadi motivasi bagi dirinya beserta jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Konawe Utara

“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih kepada Allah SWT, karena mendapatkan ini, tentunya akan semakin memotivasi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Konut,” ucap Bupati Konut 2 Periode ini.

Ruksamin berkomitmen, untuk memprioritaskan sektor pendidikan agar kualitas pendidikan baik bagi pengajar maupun para pelajar di Kabupaten Konut bertambah baik

BACA JUGA:  BPBD Konut Imbau Masyaraka Meningkatkan Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana

Dirinya juga mengapresiasi kepada seluruh stakeholder dan para guru, termasuk jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Konut atas kerja kerasnya selama ini.

Turut mendampingi Bupati menerima anugrah tersebut Ketua PGRI Sultra Abdul Halim Momo, Kadis P&K Konut Asmadin, Kabag Protokol Konut Sutriawan, dan Sekretaris PGRI Konawe Utara Hartawan.

Diketahui selain Bupati Konut, ada 8 Kepala Daerah juga menerima anugrah DPN 2023 tersebut.

Mereka yang menerima diantaranya: Walikota Jakarta Barat, Bupati Wonosobo, Walikota Tarakan, Bupati Gowa, Bupati Kubu Raya, Bupati Lima Puluh Kota, Bupati Way Kanan, dan Bupati Pangandaran.

Redaksi

× Chat Redaksi